SURAT UNDANGAN KEGIATAN BAITUL ARQOM
Foto ilustrasi, sumber: https://buletin.tauhid.or.id/2018/07/35-darul-arqam.html

Sabtu, 29 Februari 2020 akan diselenggarakan Baitul Arqom/Darul Arqom yang berlokasi di Wande Tuwuk, Jl. R. Soepono, Kedungbanteng.

Darul Arqom berasal dari, Daar = Rumah, Arqam = nama sahabat nabi yang bernama Arqam. Dan juga sebagai tempat kembali. Lebih lanjut, rumah yang dijadikan oleh Rasulullah sebagai lembaga pendidikan Islam, dari sinilah Islam tersebar ke seluruh dunia. Istilah Arqam, berasal dari nama pemuda Arqam bin Abil Arqam. Ia adalah anak muda pertama kali yang masuk islam. Dia juga tergolong para assabiqunal awwalun.

“Saat itu Rasulullah mencari anak muda yang diperkirahkan akan mendukung dakwahnya,” kata Mahsun meski asal muasal Arqam adalah anak muda yang tidak jelas asal muasalnya. Tapi nabi ingin menokohkan anak itu. Bahkan mengkadernya. Dalam konteks itulah Muhammadiyah menggunakan dua kata ini karena ingin meniru Arqam.

Berdasarkan keterangan tersebut dapat kita simpulkan bahwa betapa pentingnya esensi kegiatan ini untuk kemajuan umat dalam hal ini pada bidang lembaga pendidikan

Adapun susunan kegiatan Baitul Arqom/ Darul Arqom yang akan diselenggarakan di Wande Tuwuk adalah sebagai berikut:

sumber referensi:
1. https://klikmu.co/ini-sejarah-mengapa-muhammadiyah-menggunakan-istilah-darul-dan-baitul-arqom-setiap-pengkaderan/
2. https://buletin.tauhid.or.id/2018/07/35-darul-arqam.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *